GayaKito
Nobar 40 Kota, Tiket Nonton Duluan Film, "Yang Lain Boleh Hilang" Ludes
PALEMBANG, WongKito.co โ Antusiasme penonton terhadap film drama keluarga "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" membludak menjelang penayangan perdananya. Program penayangan spesial bertajuk "Nonton Duluan" yang digelar di 40 kota di seluruh Indonesia dilaporkan sold out di sejumlah lokasi hanya dalam waktu singkat.
Salah satunya di Kota Palembang, penonton tampak memadati Palembang Square XXI, pada Minggu sore (10/5/2026).
Ada sesuatu yang berbeda di studio Bioskop XXI, Palembang Square sore itu. Lampu belum sepenuhnya padam, kursi-kursi hampir terisi penuh, dan obrolan kecil antar penonton perlahan menghilang ketika layar mulai menyala. Program Nonton Duluan film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" akhirnya singgah di Kota Palembang.
Dari luar, film karya sutradara Kuntz Agus ini tampak seperti drama keluarga pada umumnya. Namun begitu cerita berjalan, film ini pelan-pelan menarik penonton masuk ke ruang yang sangat personalโtentang ibu, tentang ingatan, dan tentang ketakutan paling manusiawi: kehilangan orang yang selama ini menjadi rumah.
Baca Juga:
- Hadirkan Layanan Lebih Mudah bagi Pelanggan, Telkomsel Perkuat Customer First
- Begini Upaya Pertamina Plaju Jaga Warisan Sungai Musi Lewat Belida Musi Lestari
- Refleksi Realitas Sosial, 21 Titik Pemutaran Film Pesta Babi Justru Diintimidasi
Cerita berpusat pada Kesha, diperankan Yasmin Napper, seorang mahasiswi film tingkat akhir yang sedang mengejar mimpinya. Hidupnya berubah ketika sang ibu, Yuke, yang diperankan dengan sangat kuat oleh Lulu Tobing, mulai mengalami penurunan daya ingat akibat Alzheimer. Kondisi itu perlahan mengubah rumah yang hangat menjadi ruang penuh kecemasan, kebingungan, sekaligus cinta yang diuji setiap hari. Sinopsis resmi film menyebut Kesha dihadapkan pada pilihan, mengejar masa depan atau pulang sebelum dirinya benar-benar hilang dari ingatan ibunya.
Dan di situlah kekuatan film ini.
Film ini tidak terburu-buru membuat penonton menangis. Ia memilih berjalan pelan, bahkan sangat pelan, seperti cara ingatan seseorang memudar sedikit demi sedikit. Tidak ada ledakan konflik yang dipaksakan, tidak ada musik berlebihan yang memanipulasi emosi. Yang ada justru adegan-adegan sederhana, seorang ibu lupa jalan pulang, lupa ulang tahun pernikahan, lupa nama anaknya sendiri.
Sederhana. Tapi menghantam.
Di studio bioskop Palembang, beberapa kali terdengar isak tertahan. Ada yang diam menatap layar tanpa berkedip. Ada yang diam-diam mengusap mata. Bahkan ketika kredit film mulai berjalan, tidak sedikit yang masih duduk tanpa bicara, seperti sedang memproses sesuatu yang baru saja disentuh dari dalam dirinya.
Film produksi Rapi Films, Screenplay Films, dan Vortera Studios itu membuka kesempatan bagi publik untuk menyaksikan film lebih awal sebelum tayang reguler pada 13 Mei 2026.
Program Nonton Duluan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (9/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026), dan digelar serentak di 40 kota, mulai dari Sabang hingga Merauke melalui jaringan bioskop XXI, CGV, dan Cinepolis.
Tingginya minat penonton disebut menjadi indikator kuat bahwa film drama keluarga tersebut menjadi salah satu karya yang paling dinantikan tahun ini.
Film garapan sutradara Kuntz Agus dengan skenario karya Alim Sudio itu mengangkat kisah emosional tentang keluarga, memori, dan pengorbanan.
Cerita berpusat pada Kesha, diperankan Yasmin Napper, seorang mahasiswi film yang harus menghadapi kenyataan ketika sang ibu, Yuke, yang diperankan Lulu Tobing, mulai kehilangan ingatan akibat Alzheimer.
Sejumlah penonton yang telah menyaksikan penayangan awal mengaku terbawa emosi dan tersentuh oleh cerita yang dihadirkan.
โRasanya habis nonton film ini ingin langsung memeluk orang tua. Film ini mengingatkan betapa berharganya kenangan bersama keluarga,โ ujar salah satu penonton usai menyaksikan penayangan spesial.
Baca Juga:
- Belajar Dasar Feminisme dan Sejarah Pergerakan Perempuan (2)
- Aksi Mahasiswa: Kritik MBG hingga Helikopter Gubernur
- Pemerintah Mulai Merangkul Ekosistem New Media, Apa Dampaknya?
Melalui tema caregiving dan memori keluarga, film tersebut mengajak penonton untuk lebih menghargai waktu bersama orang-orang tercinta.
Tiket program Nonton Duluan dapat dipesan melalui platform M-TIX, TIX ID, CGV, dan Cinepolis, sebelum film tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 13 Mei 2026.(*)

